Sepasang Sejoli Melakukan Aksi Memalukan di Masjid, Tak Sadar Terekam CCTV

Loading...
Loading...

Masjid seharusnya digunakan sebagai tempat ibadah dan menghadap pada Allah SWT. Namun, pasangan ini malah melakukan hal yang tak pantas.

Peristiwa yang terjadi di sebuah masjid di Tuntang, Kabupaten Semarang, Jumat (13/4/2018) lalu ini pun viral. Pasangan muda ini pun ditangkap warga karena perbuatannya.

Dilansir tribunnews.com, Minggu (15/4/2018), aksi mereka terungkap karena pengurus masjid merasa curiga. Sebab, dia menemukan sebuah kondom di dekat lemari mukena masjid.

Karena hal itu, pengurus masjid memutuskan untuk memasang CCTV di dalam masjid. Alhasil perbuatan tak pantas muda mudi tersebut terekam dalam CCTV.

Suparno, ketua RT setempat dk Sraten Kecamatan Tuntang merasa heran dengan perbuatan pasangan itu. Sebab, mereka melakukannya berkali-kali. Selain itu, masjdi tersebut terletak dekat dengan perkampungan.

“Saya sangat marah kenapa melakukan itu di masjid,” ujarnya, dilansir tribunnews.com.

Selain itu, kamera CCTV juga merekam aksi pemuda tersebut berusaha merusak kamera di dalam masjid. Ia terlihat menaiki meja kecil dan merusak CCTV menggunakan gagang sapu. Sedangkan kamera lainnya tak bisa dijangkau karena terlalu tinggi.

Bahkan, sehari sebelum kasusnya terungkap pemuda ini sempat mendatangi rumah Suparno. Ia berniat meminjam kunci ruang kendali CCTV masjid. Namun, Suparno tak memberikannya.

Tak disangka, sehari kemudian, pelaku dan kekasihnya kembali datang ke masjid. Kali ini, pengurus masjid dan warga yang sudah curiga berusaha menggerebek mereka. Tapi, keduanya malah buru-buru meninggalkan masjid.

Warga pun melakukan pengejaran dan berhasil menangkap mereka. Terlebih lagi, warga juga sudah melihat apa yang terekam dalam kamera CCTV.

Setelah diinterogasi warga, diketahui bahwa pelaku adalah mahasiswa semester 8 di Salatiga. Mereka berinisial MW (22) dan FM (23). Pasangan belum menikah ini kemudian dilaporkan ke Polsek Tuntang.

Mengenai kasus ini, Kapolres Semarang AKBP Agus Nugroho mengatakan, kedua terduga pelaku telah diperiksa di ruang Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Semarang.


Sumber: Suratkabar
Loading...
close
Loading...